HAPzCHQZiEK4l9hTPastXXr1Bnho6RcJrjSfPSfs
Cara Memulai Membuat Aplikasi Laravel 6 Pertamamu

Iklan 728x90

Cara Memulai Membuat Aplikasi Laravel 6 Pertamamu

Setelah saya membuat sambutan dengan tulisan "Selamat Datang di Era Laravel 6" dan memberikan kepada anda "Cara Menginstal Framework Laravel 6", saatnya bagi kita untuk bersama-sama memulai bagaimana cara membuat aplikasi Laravel 6 pertama kita. Tentu saja saya tidak akan mengajak anda untuk membangun sebuah project lengkap atau bahkan hanya sekedar CRUD dengan Laravel pada pembahasan kali ini. Saya hanya ingin mengantarkan anda untuk sampai ke halaman dashboard Laravel.

Sebagai pembelajar pemrograman, kita tidak lepas dari dokumentasi. Begitu juga saat kita belajar Laravel. Jika anda butuh dokumentasi offline, saya sudah menuliskan "Cara Menjalankan Dokumentasi Laravel 6 Secara Offline". Sebelum membaca dokumentasi Laravel, sebaiknya anda sedikit tahu tentang PHP, OOP, Composer, git, NPM, MVC, dan lain-lainnya untuk memudahkan anda lebih cepat memahami Laravel dan menggunakannya secara efisien.

Hanya dengan kemampuan memainkan CRUD (Create, Read, Update, Delete) saja, kita memang akan bisa membuat aplikasi dengan Laravel. Akan tetapi, kita akan mengalami kesulitan saat melangkah lebih dalam lagi atau mengeksplorasi lebih jauh apabila kita tidak memahami konsep dasarnya. Pemahaman akan konsep dasar akan memudahkan kita dalam implementasinya. Jadi sangat penting untuk memahami konsep dasar sebelum implementasinya.

Aplikasi yang akan kita coba buat, kita namakan saja “blog”. Sebelum ngoding, ada baiknya untuk membuat rancangan sistemnya terlebih dahulu, meliputi database, alur, dan desain antarmuka. Hanya saja dalam pembahasan ini, saya ingin menunjukkan saja cara memulai membuat aplikasi dari instalasi sampai masuk ke dalam dashboard, tidak sampai membangun aplikasi yang utuh.

1. Instalasi Laravel

Cara instalasi Laravel bisa dilihat pada tulisan sebelumnya: "Cara Menginstal Framework Laravel 6". Pastikan Laravel yang kita instal adalah versi 6 dengan mengeceknya melalui perintah: php artisan -V. Jika anda sudah berhasil menginstal Laravel, selanjutnya anda bisa menjalankannya di browser menggunakan perintah:

php artisan serve

2. Atur Database

Agar kita dapat melakukan login dan register pada aplikasi, kita perlu database. Buatlah Database, misal dengan nama "blog". Anda bisa membuatnya dengan PhpMyAdmin atau melalui command prompt/terminal. Saya sendiri lebih suka melalui command prompt. Setelah MySQL pada XAMPP diaktifkan, ketik di command prompt:

mysql -u root -p

Catatan: -u dan -p adalah username dan password MySQL. Secara default username-nya adalah root, sementara passwordnya kosong (tidak diisi apa-apa).

Setelah berhasil masuk, ketik:

create database blog;

Catatan: perintah di atas adalah untuk membuat database bernama blog. Jangan lupa sertakan titik koma (;) di akhir perintah sebelum melakukan enter.

Setelah berhasil membuat database dengan muncul pesan:

Query OK, 1 row affected (0.000 sec)

Anda bisa ketik: quit untuk keluar dari MySQL.

Selanjutnya anda masukkan folder project "blog" ke dalam teks editor yang anda gunakan, seperti Sublime Text atau Visual Studio Code.

Di dalam teks editor anda, pergi ke file .env lalu ubah isi DB_DATABASE dan DB_USERNAME, seperti berikut:

DB_DATABASE=blog
DB_USERNAME=root

Bagi beberapa pengguna MAMP di OSX jika anda mengalami error "SQLSTATE[HY000] [2002] No such file ..", anda sepertinya perlu menambahkan settingan pada .env, seperti berikut:

DB_SOCKET=/Applications/MAMP/tmp/mysql/mysql.sock

Intinya adalah menambahkan socket MySQL ke .env.

Simpan file anda.

3. Instal laravel/ui

laravel/ui adalah modul (package) composer yang menyertakan fungsi-fungsi untuk antarmuka (tampilan), termasuk untuk membuat halaman otentikasi (login/register). Pada versi Laravel sebelumnya untuk membuat otentikasi cukup mudah, yaitu dengan php artisan make:auth. Namun, di Laravel 6, kita harus menginstal terlebih dahulu modul yang bernama laravel/ui.

composer require laravel/ui --dev

Berikutnya, kita bisa memilih mau menggunakan React atau Vue untuk memudahkan mendevelop tampilan. Karena sebelumnya Laravel menggunakan Vue, kita akan memilih menggunakan Vue.

Ketik:

php artisan ui vue --auth

Catatan: --auth adalah perintah untuk membuat otentikasi

Terakhir, ketik perintah di bawah ini untuk menginstal sekaligus menjalankan kompilasi:

npm install && npm run dev

4. Migrate

Berikutnya, jalankan perintah migrate:

php artisan migrate

Perintah ini untuk membuat table pada database yang telah anda siapkan sebelumnya.

5. Jalankan Browser

Saatnya menampilkannya di browser, ketik:

php artisan serve

Jika hasil pada terminal muncul seperti ini:

Laravel development server started: http://127.0.0.1:8000

Artinya anda sudah bisa mengakses halaman aplikasi anda di 127.0.0.1:8000 atau localhost:8000

6. Register

Klik link menu "REGISTER" akan muncul halaman berisi inputan registrasi. Anda bebas mengisinya dengan apa saja. Saya akan mencontohnya seperti berikut:

Name: Fatoni
E-Mail Address: [email protected] 
Password: admin123
Confirm Password: admin123

Setelah anda isi, silahkan klik Register.

7. Selamat datang di halaman dashboard aplikasi pertama anda

Yey, anda sudah berada di dashboard. "You are logged in!".

Tugas saya mengantarkan anda sampai ke dashbord sudah selesai. Setelah ini anda dapat mengeksplorasi lebih, mungkin dengan membuat menu di dashboard dan halaman-halaman lainnya untuk form inputan dan table untuk menampilkan data.

Sampai jumpa, semoga bermanfaat.

Baca Juga
SHARE
Fatoni
Tak ada kata final dalam pencarian nilai.

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment