HAPzCHQZiEK4l9hTPastXXr1Bnho6RcJrjSfPSfs
Cara menjalankan Aplikasi Laravel Hasil Clone dari GitHub

Iklan 728x90

Cara menjalankan Aplikasi Laravel Hasil Clone dari GitHub



Aplikasi Laravel yang kita dapatkan dari GitHub memang sudah dipangkas artinya tidak semua file disertakan saat diupload (push) karena mengingat ukuran filenya yang besar jika disertakan.

Jika kita melihat pada file .gitignore kita akan melihat beberapa foler atau file yang tidak akan di-push ke GitHub sebagai berikut:

/node_modules
/public/hot
/public/storage
/storage/*.key
/vendor
/.idea
/.vscode
/.vagrant
Homestead.json
Homestead.yaml
npm-debug.log
yarn-error.log
.env

Jadi saat kita melakukan clone atau download aplikasi Laravel maka kita memerlukan file dan folder yang tidak disertakan tersebut agar bisa menjalankan Laravel dengan baik. Bagaimana caranya?

Setelah kita clone atau download dari repositori GitHub, atau dari manapun, jalankan perintah di command prompt, sebelumnya kita harus menuju ke lokasi folder aplikasi tersebut:


composer install

Perintah ini akan menginstal librari-librari atau dependencies yang digunakan Laravel.

Berikutnya, kita perlu membuat file .env berdasarkan dari file .env.example, caranya jalankan perintah:


copy .env.example .env

Untuk pengguna Linux gunakan perintah:


cp .env.example .env

Setelah berhasil membuat file .env, beirkutnya jalankan perintah:


php artisan key:generate

Perintah ini akan meng-generate key untuk dimasukkan ke APP_KEY di file .env

Kemudian, jika aplikasi Laravel tersebut memiliki database, buatlah nama database baru. Lalu sesuaikan nama database, username, dan password database di file .env.

Berikutnya jalankan perintah berikut:


php artisan migrate

Perintah ini akan meng-generate table yang dimiliki database aplikasi, tapi terlebih dahulu pastikan kalau aplikasi tersebut menyediakan file-file migration di folder database/migrations.

Biasanya, aplikasi yang sudah jadi tidak hanya menyediakan file-file migrations tapi juga file-file seeder untuk data table yang ada di folder database/seeds sehingga kita perlu memasukkannya ke dalam table dengan perintah:


php artisan db:seed

Terakhir, untuk membukanya di web browser, jalankan perintah:


php artisan serve

Lalu jalankan http://localhost:8000




Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates